Sekelumit Cerita Menjadi Salah Satu Mahasiswa di Universitas Jember





Kuliah itu impian banyak orang. Terutama bagi mereka yang lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Tidak mempunyai ketrampilan yang mumpuni seperti anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengharuskan untuk menghadapi realita kalau tidak bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah ketika lulus. Kuliah seakan-akan menjadi sebuah kebutuhan. Namun, tidak semua orang yang beruntung menginjakkan kakinya di sebuah tempat yang disebut kampus ini.
Begitu juga dengan pemilihan kampus. Tak sedikit orang berusaha mati-matian untuk mendapatkan tempat di kampus unggulan dan terkenal. Padahal kuliah di kampus yang beritanya wara-wiri di media juga bukan jaminan bahwa masa depan nya akan secerah beritanya. Bagaimanapun, pada akhirnya semua tergantung dari usaha apa yang dikerjakan. Semua orang punya kesempatan yang sama. Menjadi kebanggaan memang ketika bisa kuliah di kampus yang mempunyai segudang prestasi dan unggulan. Tetapi bukankah diatas langit masih ada langit?.
Universitas Jember merupakan salah satu Universitas Negeri di Jember yang sekarang sudah terakreditasi A. Namanya lebih dikenal dengan singkatan Unej.  Jadi kalau ada yang bilang Universitas Jember singkatannya UNJEM itu salah besar, singkatannya UNEJ ya please L...

Pertanyaan-pertanyaan yang umum yang sering dilontarkan orang-orang sekitar. Dimanapun tempatnya.
“Emang di Jember ada universitasnya?”
“Di Jember ada apanya?”
“Jember itu sudah jadi kota besar belum sih?”
“Jauh ya di Jember, kok gak milih Malang atau Jogja?”
“Sering lihat karnaval berarti?”

Zaman sudah maju. Silahkan cari di mesin pencari, apa saja yang terkait dengan Jember. Pasti akan bermunculan banyak keunggulan alam,budaya dan kreasi inovasinya. Salah satunya JFC. Bicara soal Jember, tidak bisa dipungkiri dari ajang tahunan yang bernama Jember Fashion Carnaval (JFC). Event berkelas internasional yang sudah diakui dunia. Beragam kostum yang mewakili Indonesia dihadirkan. JFC sendiri digagas oleh Dynand Fariz yang juga pendiri JFC Center. Tidak melulu JFC, Jember juga punya wisata alam yang menyejukkan mata dan hati. Pantai Papuma misalnya, pantai ini termasuk dalam 10 pantai terfavorit di Indonesia versi Trip Advisor Travelers Choice Award 2015. Untuk datang ke pantai Papuma, hanya membutuhkan waktu 45 menit dari kampus.


Papuma via instagram @weloveunej

Selaim JFC dan Papuma, destinasi wisata Jember yang tak kalah menarik adalah Pantai Watu Ulo, Air Terjun Tancak, Pantai Payangan, Teluk Love, dan banyak tempat kece lainnya.


Masuk Universitas Jember Mudah
Ada beberapa orang yang mempunyai persepsi masuk di kampus ini mudah, entah darimana informasinya. Meskipun tidak setenar Brawijaya Malang atau Airlangga di Surabaya bukan berarti masuk disini tidak membutuhkan perjuangan. Masuk kampus negeri dimana-mana sama kok, harus bersaing dengan ribuan orang dulu, ketika akan lulus dari sini juga akan menghadapi fase-fase berat dulu. Jadi jangan melihat hanya dengan satu mata. Suatu saat takutnya akan menyesal ketika melihat dengan keduanya.


Pelepasan Balon dan Menginap di Secaba Adalah Ciri Khas Masa Ospek Universitas Jember
Saat upacara pelantikan mahasiswa baru dan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) selesai, pelepasan balon ke angkasa wajib dilakukan.

Pelepasan balon via instagram @weloveunej

Selain itu, yang menarik adalah mahasiswa baru juga diwajibkan mengikuti latihan kedisipilan dan wawasan kebangsaan yang dibimbing oleh pelatih dari Secaba Rindam V Brawijaya.

Pelatihan militer via instagram @weloveunej


Bundaran Double Way Kampus
Spot pertama ketika akan memasuki kampus ketika melewati gerbang utama adalah bundaran kampus, yang terkenal dengan sebutan Double Way. Alasan kenapa disebut double way dikarenakan memang jalannya ada dua sisi. Sebelah utara untuk jalan masuk kampus dan sebelah selatan untuk keluar kampus.

Double Way dari ketinggian via instagram @weloveunej

Terdapat dua bundaran, yang pertama terletak di depan dan sejajar dengan gerbang, kedua terletak di depan gedung rektorat sejajar dengan pertigaan jalan yang memisahkan arah antara fakultas-fakultas soshum dan eksak. Di bundaran kedua, terdapat patung Triunviraat yang merupakan tiga pendiri Universitas Jember.


Patung Triumviraat via instagram @weloveunej

Tak afdhol rasanya jika kuliah atau berkunjung ke Universitas Jember tapi tidak pernah foto di bundaran sakral ini. Setidaknya pernah lah satu kali.


Ilmu datang dari mana saja. Pendidikan tidak hanya di dalam kelas, diskusi tidak hanya di ruangan, maka lapangan rektorat pun dijadikan tempat belajar, diskusi dan bermain.
Tempatnya yang sejuk dan rindang karena banyak pohon besar yang ada, membuat lapangan rektorat menjadi sebuah ruangan besar yang nyaman untuk menampung banyak mahasiswa melakukan aktivitasnya.
Lapangan rektorat via instagram @weloveunej


Gedung Tertinngi yang Dimiliki Universitas Jember
     Gedung ini termasuk baru selesai pengerjaannya dan sudah memiliki predikat gedung tertinggi di Universitas Jember. Gedung ini bernama Gedung Laboratorium CDAST. Gedung lantai 8 ini digunakan sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi di Universitas Jember.

Gedung CDAST via instagram @weloveunej


Sebagai Mahasiswa UNEJ Pasti Kenal Dengan Gedung Soetardjo yang Legendaris itu
     Gedung Soetardjo merupakan gedung serbaguna yang mampu menampung ratusan orang. Tak heran jika gedung ini menjadi pusat kegiatan apapun, baik lomba, seminar, dan wisuda. Gedung Soetardjo juga dikenal sebagai tempat penuh motivasi, inspirasi dan informasi.

Gedung Soetardjo via instagram @weloveunej


Bukan Teman, Kita Saudara
     Hubungan antar mahasiswa adalah segalanya. Mahasiswa Unej tidak berasal dari satu titik. Bermacam-macam suku, ras, agama dan etnis. Mereka tidak memandang itu semua untuk menjadikan satu sama lain sebagai saudara.. Karena perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling melengkapi.
Instameet via instagram @weloveunej


Terimakasih UNEJ

Graduate  via instagram @weloveunej


Dan pada akhirnya, semuanya akan pergi, bukan karena benci, tapi untuk mengejar cita-cita dan impian yang kita inginkan. Begitu banyak kenangan dan memori indah disini. Suka duka mengiringi perjalanan dan perjuangan saya, kamu dan kita semua. Terimakasih kampus kebanggaan. Terimakasih. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram